X
Bercermin Kepada Perang Hunai
Arsip Pribadi

Bercermin Kepada Perang Hunai

August 14, 2016 0

Umat Islam di bawah kepeimpinan Rosululloh Muhammad Salallahu Alaihi Wasalaam, telah berhasil memenangkan banyak perang besar (ghozwah). Mulai dari perang Badar, Uhud, Khondak, dll. Bahkan berhasil mengalahkan musuh utama mereka, kaum musyrikin Mekkah, di kota Mekkah sendiri. Peristiwa itu disebut “Futuh Mekkah”, pada tahun 8 Hijriyah.

Kemenangan paripurna tersebut diabadikan dalam Quran Surat Al Fath:49. Padahal dalam perang-perang menentukan itu, jumlah pasukan umat Islam rata-rata kecil, dengan peralatan seadanya. Ini merupakan bukti firman Alloh SWT Maha Benar dan Maha Agung “Sering terjadi golongan yang sedikit mengalahkan golongan yang banyak” (QS. Al Baqoroh:249)

Tapi pada perang Hunain (10 Syawal 8 H), pasukan umat Islam berjumlah amat besar. Selain pasukan asli yang ikut “Futuh Mekkah”, juga pasukan baru rekrutan dari kalangan petalukan. Maka timbullah rasa congkak dalam diri umat Islam. Mereka merasa tidak akan dikalahkan pasukan musuh manapun.

Ternyata jumlah banyak tidak memberi manfaat apa-apa.Tidak menjanjikan keunggulan atas musuh. Malah mereka langsung kalah dalam gebrakan awal. Pasukan umat Islam cerai-berai karena pasukan Hunain mampu menerapkan taktik “pukul dan lari” di luar perkiraan pasukan umat Islam yang benaknya dipenuhi angan-angan “menang,menang, menang”. Tragedi perang Hunain, yang dikisahkan dalam QS. At-Taubah: 25-27, seharusnya menjadi cermin seluruh parpol peserta pemilu, para caleg dan capres, untuk tidak membanggakan kekuatan massa, popularitas, rekam jejak dan sebagainya. Karena pemberi kemenangan sesungguhnya hanya: Alloh Subhanahu Wata’ala (QS. Al Fath:1).

Ditulis oleh: Usep Romli Abdul Hamid

0

There are 0 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code