X
71 Tahun Indonesia Merdeka
Sosial & Politik

71 Tahun Indonesia Merdeka

August 22, 2016 0

Pembukaan UUD 1945 sebagai konstitusi NKRI menyebutkan alinea 3 menyebutkan: ”Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya.”

Maka dalam mengisi kemerdekaan kita harus tetap berada dalam koridor rahmat Allah. Yaitu memperbanyak amal kebaikan, sebab rahmat Allah dekat kepada orang-orang yang berbuat kebaikan. “Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik. (QS. Al-A’raf: 56).

Jika kemerdekaan diisi dengan perbuatan tidak baik, jahat, curang, ingkar janji, penuh kebohongan, tipu daya, maka Allah akan mencabut rahmat-Nya yang telah diberikan berupa kemerdekaan kepada bangsa Indonesia ini. Dengan kata lain, negara dan bangsa Indonesia akan terus terpuruk di segala bidang, akibat rahmat kemerdekaan diisi dengan kemaksiatan dan kemungkaran. Ya, seperti yang terjadi saat ini.

“Dan Allah telah membuat suatu perumpamaan (dengan) sebuah negeri yang dahulunya aman lagi tenteram, rezekinya datang kepadanya melimpah ruah dari segenap tempat, tetapi (penduduk)nya mengingkari nikmat-nikmat Allah; karena itu Allah merasakan kepada mereka pakaian kelaparan dan ketakutan, disebabkan apa yang selalu mereka perbuat.” (QS. An-Nahl: 112)

“Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia.” (QS. Ar-Ra’d: 11)

Salam, Kang Eep
Swadaya Petani Indonesia.
*Disadur dari seorang “Ajengan Kampung”

0

There are 0 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code